warehouse

Apa itu Warehouse

Apa itu Warehouse
Ilustrasi warehouse

Di dalam artikel ini akan dibahas mengenai apa itu warehouse

Warehouse adalah bagian dari sistem logistik. Sebuah warehouse merupakan tempat penampungan sementara untuk menyimpan persediaan barang dan juga sekaligus berfungsi sebagai penyangga dalam kegiatan supply chain. Sebuah warehouse merupakan sebuah unit tidak bergerak yang bertujuan untuk memfasilitasi pergerakan barang dari supplier ke customer agar dapat memenuhi permintaan barang dengan tepat waktu serta hemat biaya.

Warehouse menjadi pusat untuk pengiriman barang. Semua barang akan diterima dan atau dikirim se-cepat, se-efektif dan se-efisien mungkin. Saat ini warehouse menjadi kunci untuk memastikan bahwa barang akan dikirim secara tepat waktu, tidak berkurang dan tidak rusak. Sebagai konsekuensinya untuk mencapai itu semua maka diperlukan investasi pada teknologi dan otomasi seperti misalnya teknologi vision system, full automation dan robotika.

Dalam prosesnya, kita bisa melihat bahwa proses dasar di dalam gudang adalah sama dari waktu ke waktu. Beberapa proses dasar yang dilakukan di dalam gudang antara lain:

  • Menerima barang
  • Memproses order
  • Melakukan replenishment
  • Melakukan value-adding service
  • Mengirimkan barang

Kemajuan di bidang warehousing cenderung berhubungan dengan peningkatan penggunaan teknologi dan otomasi. Beberapa hal yang ingin dicapai antara lain:

  • Kecepatan dan ketepatan
  • Improvement kinerja
  • Pengelolaan sumber daya yang efektif

Pada era e-commerce saat ini, pertumbuhan pemenuhan kebutuhan warehouse untuk e-commerce akan mengubah beberapa bagian dasar dari warehousing. Perubahan itu antara lain misalnya persediaan barang yang harus diletakkan sedekat mungkin dengan konsumen akhir untuk mengurangi biaya transportasi yang terus meningkat serta untuk memenuhi permintaan kebutuhan customer. E-commerce telah menyebabkan paradigma baru warehouse. Misalnya dengan menjadi pola cross-dock, transhipment center, fullfillment center, sortation dan konsolidasi, reverse logistics center sekaligus memenuhi peran utama warehouse sebagai tempat fasilitas penyimpan.

Artikel ini Juga Menarik:   Trend On-Demand Warehousing di Indonesia

Beberapa retailer bahkan memanfaatkan toko mereka sebagai fullfillment center agar dapat memenuhi waktu pengiriman.

Saat ini barang dapat saja dikirim dari warehouse, distribution center, langsung dari supplier ataupun toko, dari mana saja yang terdekat dengan titik customer.

Pengelola warehouse dalam melakukan pengelolaan warehouse akan dihadapkan beberapa pilihan berikut ini:

  • cost versus service
  • Kapasitas penyimpanan versus kecepatan putaway dan retrieval
  • Speed versus accuracy
  • Persediaan barang yang minimal versus ketersediaan barang
  • Efisiensi versus responsiveness
  • Volume purchases versus storage cost dan ketersediaan storage
  • Transportasion cost versus storage cost

Tantangan yang harus dihadapi pengelola warehouse antara lain:

  • Melakukan efisiensi dan meningkatkan produktifitas sambil melakukan pengurangan biaya
  • Meningkatkan kualitas dan akurasi
  • Mengurangi lead time dari customer
  • Kemajuan teknologi
  • Ketersediaan dan pengelolaan tenaga kerja
  • Kesehatan dan keselamatan kerja
  • Dampak terhadap lingkungan
Artha Nugraha Jonar
Berpengalaman mengelola warehouse, transportasi dan teknologi informasi di perusahaan penyedia jasa layanan logistik. Saat ini bekerja di sebuah perusahaan logistik di Surabaya.
http://www.arthanugraha.com

Leave a Reply