Enam Kunci Penting untuk Penyusunan KPI Warehouse
Improvement

Enam Kunci Penting untuk Penyusunan KPI Warehouse

Salah satu tempat penting dalam kegiatan logistik adalah warehouse. Warehouse difungsikan sebagai salah satu area penyimpanan dengan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan barang yang disimpan di dalamnya. Oleh sebab itu performa kinerja warehouse perlu diperhatikan agar dapat terukur dan senantiasa bisa dilakukan peningkatan performa kinerjanya. Oleh sebab itu diperlukan identifikasi kegiatan pokok atau kunci yang dijadikan acuan pengukuran performa yang nantinya dituangkan dalam KPI (Key Performance Indicator) warehouse.

Ada enam proses penting di dalam warehouse yang dapat dijadikan kunci dalam mengukur performa kinerja warehouse, antara lain:

Enam Kunci Penting untuk Penyusunan KPI Warehouse
1. Picking

Picking merupakan bagian dalam proses warehouse untuk melakukan pengambilan barang dari storage menuju ke staging area. Di dalam proses picking, KPI akan dibuat berdasarkan pada kecepatan waktu proses picking. Oleh sebab itu untuk menentukan KPI di proses picking, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan, antara lain:

  • Bagaimana suatu form order dibuat dan hubungannya dengan lokasi produk di gudang
  • Berapa lama waktu yang diperlukan untuk picking
  • Ukuran produk yang akan dipicking
  • Apakah proses picking dilakukan oleh manusia atau robot.

Contoh KPI di proses picking misalnya di sebuah gudang dengan 250 ribu item, standar pickingnya adalah 30-60 baris item per order per orang.

Enam Kunci Penting untuk Penyusunan KPI Warehouse
2. Print Label

Salah satu cara meningkatkan kecepatan dalam suatu proses adalah setiap produk harus diberi label dengan benar. Mengapa demikian? Pertama, integrasi dan penggunaan data dari sistem backend sangat penting. Anda akan menghemat waktu dibandingkan harus mengetik informasi mengenai produk tersebut secara manual.

Enam Kunci Penting untuk Penyusunan KPI Warehouse
3. Packing

Tentukan ukuran packing yang sudah disesuaikan dengan produk tertentu. Dengan demikian akan menghemat waktu dan sumber daya pada saat dilakukan proses packing.

Artikel ini Juga Menarik:   Trend On-Demand Warehousing di Indonesia

Enam Kunci Penting untuk Penyusunan KPI Warehouse
4. Tracking

Pelanggan sangat bergantung pada transparansi dan ketepatan waktu pengiriman. Oleh karena itu sangat penting jika pengiriman dapat dengan cepat dan mudah dilacak saat pelanggan menghubungi untuk mengetahui status pengiriman mereka.

Enam Kunci Penting untuk Penyusunan KPI Warehouse
5. Delivery Time

Ada yang mempengaruhi waktu pengiriman customer yaitu letak geografi dan pilihan layanan. Pastikan bahwa customer memahami lead time pengiriman berdasarkan kesepakatan yang kita buat.
Sebagai bahan untuk memetakan lead time, kita dapat memulainya dengan memetakan letak geografi antar kota yang berdekatan dengan cluster selama 2-7 hari. Sementara untuk pengiriman satu jam jika pengiriman ada di dalam satu kota dengan lokasi gudang yang terletak di kota yang sama,

Enam Kunci Penting untuk Penyusunan KPI Warehouse
6. Return Process

Pengelolaan Barang kembali (retur) adalah pilihan untuk melakukan proses pengembalian yang sederhana dan efisien di gudang. Dengan pencatatan administrasi transaksi yang baik, maka proses pengembalian barang dapat dipermudah, Misalnya dengan mencatat nomer faktur barang tersebut. Ketika pelanggan ingin melakukan proses pengembalian barang, dapat dilakukan dengan menyertakan nomer faktur yang telah terdaftar.

Artha Nugraha Jonar
Berpengalaman mengelola warehouse, transportasi dan teknologi informasi di perusahaan penyedia jasa layanan logistik. Saat ini bekerja di sebuah perusahaan logistik di Surabaya.
http://www.arthanugraha.com

Leave a Reply