Trend On-Demand Warehousing di Indonesia
warehouse

Trend On-Demand Warehousing di Indonesia

Seiring dengan perkembangan perdagangan elektronik (e-commerce), kebutuhan akan fasilitas penyimpanan juga semakin meningkat. Dari catatan CNN Indonesia mengungkapkan bahwa semakin tingginya permintaan akan warehouse membuat pengusaha yang bergerak di bidang properti juga semakin berani menyediakan pilihan warehouse di berbagai lokasi. Tidak ketinggalan juga pengusaha logistik memilih langkah yang sama, yaitu dengan melakukan ekspansi luasan warehousenya di berbagai tempat.

Trend On-Demand Warehousing di Indonesia

Apakah memang benar kebutuhan akan fasilitas penyimpanan benar-benar meningkat di masa mendatang?

Catatan pentingnya adalah seberapa besar sebetulnya kebutuhan yang diinginkan oleh setiap customer. Kita bisa melihat bahwa memang benar adanya kebutuhan itu semakin meningkat, akan tetapi kita perlu tengok lagi mengenai besaran luasan warehouse yang dibutuhkan. Saat ini mungkin hanya industri besar saja yang membutuhkan fasilitas penyimpanan yang besar, akan tetapi jika kita sudah sepakat bahwa tren kebutuhan logistik yang di masa depan adalah melalui kebutuhan logistik untuk e-commerce, maka kita harus meredefinisi lagi seperti apa kebutuhan untuk e-commerce tersebut.

Sebelum melangkah lebih jauh mari kita telisik bagaimana karakteristik dari e-commerce. Yang pertama adalah e-commerce memiliki volume yang fluktuatif dan terkadang bersifat seasonal (tinggi rendahnya volume bergantung pada kondisi sosial dan budaya tertentu). Selain itu e-commerce mempunyai transaksi yang cepat. Dengan proses transaksi yang cepat dan volume yang fluktuatif, maka e-commerce membutuhkan manajemen fulfillment order yang tepat.

Dengan karakteristik tersebut, maka pelaku e-commerce akan mempertimbangkan beberapa hal berikut jika akan melakukan pemilihan warehouse:
1. Lokasi warehouse yang mendekat pasar
2. Bersifat konsolidasi
3. Mendukung warehouse processing yang cepat
4. Mampu menangani volume yang tinggi
5. Mendukung order yang bersifat Seasonal

Sebagai penyedia fasilitas warehouse biasanya akan memperhatikan beberapa hal berikut. Yang pertama adalah seberapa besar kebutuhan kapasitas gudang. Yang kedua bagaimana warehouse tersebut mampu mendukung ketersediaan inventori. Dan yang terakhir adalah bisa memberikan opsi ukuran warehouse yang tepat.

Artikel ini Juga Menarik:   Apa itu Warehouse

Dalam kaidah arah gerak supply chain biasanya membutuhkan suatu kestabilan dan struktur yang dapat diprediksi. Akan tetapi dalam kondisi sekarang, supply chain dituntut untuk lebih fleksibel dan responsif, terutama dalam menghadapi ekspansi pasar yang baru, perubahan permintaan customer yang fluktuatif ataupun peluncuran produk baru.

Ada tiga catatan penting yang perlu diperhatikan dalam menyikapi kondisi ini:
1. Kebutuhan tenaga kerja yang dinamis
2. kebutuhan space warehouse yang dinamis
3. Fokus pada dinamika variasi inventory.

Solusi On-Demand warehousing ini bisa menjadi solusi yang tepat dan memberikan efisiensi pada biaya, dengan kebebasan pemilihan ukuran yang tepat sesuai kebutuhan yang dinamis. Selain itu, solusi on-demand warehousing ini juga memberikan peluang monetisasi bagi space warehouse yang belum terpakai.

Solusi ini juga memberikan kesempatan pada customer untuk memeriksa dan menghitung ulang kebutuhan warehouse mereka, meiputi penentuan jumlah warehouse, lokasi dan ukuran gudang yang dibutuhkan untuk mencapai keseimbangan antara respon pasar dan keseluruhan struktur biaya dari penjualan omni channel dan ekspetasi konsumen.

Artha Nugraha Jonar
Berpengalaman mengelola warehouse, transportasi dan teknologi informasi di perusahaan penyedia jasa layanan logistik. Saat ini bekerja di sebuah perusahaan logistik di Surabaya.
http://www.arthanugraha.com

Leave a Reply